expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Kamis, 10 Agustus 2017

TUGAS 2

                                                                 UJI KOMPETENSI 1




Selasa, 25 Juli 2017

Tugas 1 Mendeskripsikan Pengertian Budaya Politik


1.     Deskripsikan pengertian budaya politik !
Pengertian budaya politik :
pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati terhadap seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik diartikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat secara sadar untuk berpartisipasi dalam mengambil kepetusan kolektif dan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.

2.     Identifikasi ciri – ciri budaya politik
-         Terdapat pengaturan kekuasaan
-         Perilaku dari aparat-aparat negara
-         Proses pembuatan kebijakan pemerintah 
-         Adanya kegiatan partai-partai politik 
-         Adanya gejolak masyarkat terhadap kekuasaan yang memerintah 
-         Mengenai pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat
-         Adanya budaya politik mengenai masalah legitimasi. 

3.     Identifikasi tentang macam – macam budaya politik
a.     Budaya Politik Parokial 
yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di katakan Parokial apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut.
Ciri-ciri :
·     Apatis
·     Pengetahuan politik rendah
·     Tidak peduli dan menarik diri terhadap kehidupan politik
·     Anggota masyarakat cenderung tidak menaruh minat terhadap objek politik yang luas
·     Kesadaran anggota masyarakat akan adanya pusat kewenangan dan kekuasaan dalam masyarakatnya rendah
·     Warga negara tidak terlalu berharap dalam sistem politik
·     Tidak ada peranan politik yang bersifat khusus
·     Lingkupnya sempit dan kecil
·     Masyarakatnya sederhana dan tradisional
b.     Budaya Politik Kaula/Subjek 
yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif.
Ciri-ciri :
·       Memiliki pengetahuan dalam bidang politik yang cukup
·       Partisipasi politik minim
·       Kesadaran berpolitik rendah
·       Kehidupan ekonomi warga negara sudah baik
·       Tingkat pendidikan relatif maju
·       Masyarakat menyadari otoritas pemerintah sepenuhnya
·       Warga negara cukup puas untuk menerima apa yang berasal dari pemerintah
·       Warga negara menganggap dirinya kurang dapat mempengaruhi sistem politik
·       Masyarakat secara pasif patuh pada pejabat, pemerintah, dan undang-undang
c.      Budaya Politik Partisipan 
yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi. Masyarakat mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik..
Ciri-ciri :
·       Pengetahuan tentang politik tinggi
·       Kesadaran berpolitik tinggi
·       Kontrol politik aktif
·       Warga negara memiliki kepekaan terhadap masalah atau isu-isu mengenai kehidupan politik
·       Warga mampu menilai terhadap masalah atau isu politik
·       Warga menyadari adanya kewenangan atau kekuasaan pemerintah
·       Warga memiliki kesadaran akan peran, hak, dan kewajiban, dan tanggung jawabnya
·         Warga mampu dan berani memberikan masukan, gagasan, tuntutan, kritik terhadap pemerintah
·         Warga memiliki kesadaran untuk taat pada peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan tanpa perasaan tertekan


4.     Analisis faktor penyebab berkembangnya budaya politik di daerahnya
a.       Modernisasi
Sejalan dengan berkembangnya industrialisasi, perbaikan pendidikan dan media komunikasi massa, maka pada sebagian penduduk yang merasakan terjadinya perubahan nasib akan turut berperan dalam politik.
b.       Perubahan-perubahan struktur kelas sosial
Salah satu dampak modernisasi adalah munculnya kelas pekerja baru dan kelas menegah yang semakin meluas, sehingga mereka merasa berkepentingan untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan-keputusan politik.
c.        Pengaruh kaum intelektual dan komunikasi massa modern
Kaum intelektual sarjana, pengarang, wartawan dan sebagainya, melalui ide-idenya kepada masyarakat umum dapat membangkitkan tuntutan akan partisipasi massa dalam pembuatan keputusan politik, konflik di antara kelompok-kelompok pemimpin politik.
Para pemimpin politik bersaing memperebutkan kekuasaan. Sesungguhnya apa yang mereka lakukan adalah untuk memperjuangkan ide-ide partisipasi itu dapat terpenuhi.
d.       Keterlibatan pemerintah yang meluas dalam urusan sosial, ekonomi dan kebudayaan
Perluasan kegiatan pemerintah dalam berbagai bidang membawa akibat adanya tindakan-tindakan yang semakin menyusup ke segala segi kehidupan rakyat.

5.     Evaluasilah budaya politik yang berkembang di masyarakat
Budaya politik yang berkembang saat ini adalah budaya politik partisipan karena rakyat indonesia sudah memiliki kebebasan berpendapat dalam politik (demokrasi), dan rakyat Indonesia juga memiliki peranan penting dalam menentukan arah kebijakan politik di Indonesia. Walaupun kadangkala terdapat perbedaan, namun haknya tidak dibatasi untuk menyuarakan aspirasinya terhadap sistem pemerintahan yang dijalankan. Tinggal bagaimana para anggota dewan menyampaikan aspirasi kita sebagai masyarakat Indonesia.



Selasa, 30 Agustus 2016

SOAL 3

1.            Terjadinya negara melalui tahapan di mana terdapat wilayah yang kosong dan belum dikuasai, kemudian didatangi dan dikuasai oleh suku tertentu. Hal tersebut menunjukkan terjadinya negara karena  ...
a.     Penaikan
b.     Peleburan
c.      Pendudukan
d.     Pencaplokan
e.      Inovasi
Answer : C

2.            Suatu negara terjadi karena memisahkan diri dengan negara yang semula menguasainya, adalah ...
a.     Separatisme
b.     Cesie
c.      Fusi
d.     Anexatie
e.      Occupatie
Answer : A

3.            Yang tidak termasuk dalam proses pertumbuhan secara primer adalah ...
a.     Suku/Persekutuan Masyarakat
b.     Negara Rasional
c.      Kerajaan
d.     Negara Nasional
e.      Negara Demokrasi
Answer : B

4.            Terjadinya negara karena adanya perjanjian masyarakat adalah pengertian  dari teori ...
a.     Ketuhanan
b.     Hukum Alam
c.      Kekuasaan
d.     Perjanjian
e.      Kedaulatan
Answer : D

5.            Tokoh yang menganut teori kedaulatan negara adalah ...
a.     F.Y.Stahl
b.     Harold J
c.      Leon Duguit
d.     Oppenheiner
e.      Paul Laband

Answer : E
UJI KOMPETENSI 3

1.             ­­­­Jelaskan pengertian terbentuknya negara melalui proses peleburan (fusi) !
Beberapa negara kecil melebur menjadi satu membentuk negara baru.

2.             Jelaskan proses terbentuknya negara berdasarkan teori kekuasaan !
Menurut teori kekuasaan, negara terbentuk atas dasar kekuasaan dan kekuasaan merupakan ciptaan orang yang paling kuat dan berkuasa.

3.             Sebutkan tokoh yang menganut terbentuknya negara berdasarkan teori kontrak sosial !
Tokoh yang menganut teori kontrak sosial adalah Thomas Hobbes, John Locke, J.J.Rousseau dan Montesquieu.

4.             Sebutkan faktor sosial penyebab runtuhnya sebuah negara !
Faktor sosial, negara lenyap karena faktor sosial, seperti terjadinya revolusi, penaklukan, persetujuan, ataupun penggabungan.

5.             Sebutkan contoh negara yang terbentuk melalui proses penyerahan !

Austria menyerahkan wilayah Sleewijk kepada Prusia(Jerman) pada Perang Dunia I.

Kamis, 11 Agustus 2016

TUGAS PPKN BAB 1 (2)





Nama        : Nabila Alfiah Nur Hasanah
No.absen  : 26
Kelas        : X-1 (ECP)

TUGAS PPKN


  1. MEMBUAT SOAL 2
  1. Yang tidak termasuk dalamunsur-unsur terbentuknya negara adalah ....
  1. Rakyat.
  2. Wilayah.
  3. Pemerintah yang berdaulat.
  4. Memiliki konstitusi.
  5. Pengakuan dari negara lain.
  1. Salah satu sifat kedaulatan menurut Jean Bodin adalah permanen yang berarti ....
  1. Berasal dari kekuasaan yang lebih tinggi.
  2. Tidak berasal dari kekuasaan yang lebih tinggi.
  3. Kekuasaan itu tetap meskipun pemegangnya telah berganti.
  4. Negara yang mempunyai kekuasaan tertinggi.
  5. Kekuasaan tidak dibatasi oleh siapa pun.
  1. Teori pengawasan, kedaulatan negara ditentukan oleh kemampuan negara dalam mengawasi ruang udara diatas wilayahnya merupakan teoriyang dikemukakan oleh ....
  1. Cooper.
  2. Fauchilli.
  3. Aristoteles.
  4. Thomas Aquinas.
  5. Niccoollo Machiavelli .
  1. Perjanjian antara Belanda dan Inggris tentang penetapan batas wilayah Hindia Belanda di Pulau Kalimantan terjadi pada tanggal ....
  1. 12 Februari 1973
  2. 20 Januari 1980
  3. 13 Desember 1957
  4. 20 Juli 1890
  5. 20 Juli 1891
  1. Tokoh yang tidak menganut kedaulatan negara adalah ....
  1. Adolf Hitler.
  2. Immanuel Knat.
  3. George Jellineck.
  4. Tsar.
  5. Paul Laband.


  1. UJI KOMPETENSI 2
  1. Jelaskan yang dimaksud dengan unsur deklaratif terbentuknya negara !
    Unsur deklaratif terbentuknya negara adalah suatu unsur yang merupakan suatu syarat agar Negara itu dapat mengadakan hubungan dengan Negara lain yaitu adanya pengakuan Negara lain (de facto dan de jure).
  1. Apakah wisatawan asing mempunyai hak & kewajiban yang sama dengan warga negara? Warga negara akan selalu mempunyai hubungan yang tidak terputus dengan negaranya meskipun yang bersangkutan berada di luar negeri selama ia tidak memutuskan status kewarganegaraannya, sedangkan orang asing hanya memiliki hubungan dengan negara di mana ia tinggal sejauh dirinya masih bertempat tinggal di wilayah negara tersebut.

  2. Sebutkan mengenai batas satu negara dengan negara lain !
Batas satu negara dengan negara lain sebagai berikut :
  • Batas alamiah, misalnya sungai, danau, pegunungan, atau lembah.
  • Batas buatan, misalnya pagar kawat berduri, pagar tembok, dan tiang-tiang tembok.
  • Batas menurut geofisika, misalnya garis lintang dan garis bujur.
    Batas suatu negara dibuat bertujuan agar setiap negara mengetahui kejelasan batas wilayah kedaulatannya.
  1. Sebutkan tokoh yang menganut teori kedaulatan rakyat ! Tokoh yang menganut teori kedaulatan rakyatn :
  • Montesquieu
  • John Locke
  • J.J.Rousseau
  1. Sebutkan sifat pokok kedaulatan menurut Jean Bodin !
Empat sifat pokok yaitu :
  1. Asli, artinya kekuasaan itu tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi.
  2. Permanen (bulat), artinya kekuasaan itu tetap ada selama negara itu berdiri, meskipun pemegang kedaulatan telah berganti.
  3. Tunggal, artinya hanya negaralah yang mempunyai kekuasaan tertinggi.
  4. Tidak terbatas (absolut), artinya kekuasaan tidak dibatasi oleh siapa pun karena jika dibatasi, kekuasaan tertinggi yang dimiliki negara akan lenyap.